Lingkungan rusak gersang, tomcat menyerang, warga pun Gerang

Kebersihan lingkungan sangat baik untuk kesehatan dan berpengaruh didalam kehidupan, akankah masyarakat sadar akan hal ini ?. Lingkungan yang baik adalah lingkungan yang bersih, nyaman dan terbebas dari kotoran dan penyakit maka dengan cara membuang sampah  pada tempatnya dan menjaga lingkungan dengan penghijauan, apabila masyarakat sadar akan kebersihan lingkungan. Dengan perubahan cuaca yang estrim seperti akhir-akhir ini lingkungan pun seakan berubah menjadi gersang, ditambahnya kurangnya penghijauan.

Serangan serangga tomcat alias kumbang penjelajah (Paederus littorarius) merupakan indikator kuat kerusakan lingkungan. Alih fungsi lahan dan perubahan iklim diduga menjadi penyebab ledakan populasi serangga ini. Bagaimana tidak perubahan terpicu karena tidak adanya predator seperti burung dan hewan predator lainnya dikarenakan adanya perubahan iklimsehingga predator atau pemburu tomcat pindah kedataran yang lebih tinggi.

Serangan tomcat terjadi akhir – akhir ini karena tempat tomcat berkembang biak tersebut, telah diambil alih manusia seperti membangun rumah, tokoh, pabrik dan lain sebagainya, bukan hanya itu berkembangnya tomcat secara drastis di sebabkan intervensi manusia pada alam.  Misalnya, pembukaan lahan dan pemakaian pestisida pada tanaman. Tomcat (kumbang rove) sepanjang 1 cm yang menjadi predator wereng (serangga penghisap cairan tumbuhan) itu tertarik pada cahaya malam hari. Kumbang ini tak menggigit, tetapi bila tergencet cairan tubuhnya yang mengandung racun paederin bisa menyebabkan iritasi kulit yang hebat bahkan hingga bengkak namun racun tomcat tidak mematikan bisa diobati dengan anti alergi. Walaupun racun tomcat tak mematikan kewaspadaan akan hal itu sangat penting untuk terhindar dari serangga tersebut.[]mazid

Warga disarankan menjauhi serangga yang menyerupai tomcat. Jika serangga itu telanjur menempel di kulit, warga disarankan mengibaskan sehingga racunnya tidak tertinggal di kulit. Kulit yang dihinggapi tomcat harus segera dicuci dengan air mengalir dan sabun. Warga pun Gerang akan hal itu, karena warga pada setiap harinya berkerja  rata – rata sebagai petani.

Teguh Riyanto, Koordinator Satuan Tugas Pemberantasan ulat bulu dan tomcat Dinas Pertanian Kota Surabaya, menuturkan upaya menggulangi meluasnya serangan tomcat dilakukan dengan menyeprotkan pestisida organik ke lokasi – lokasi yang menjadi sarang tomcat. Bukan hanya itu, Ia pun menjelaskan, serangan tomcat terjadi karena predator alaminya berupa burung dan pemakan serangga lain berkurang.[]Abdul mazid

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s