Renungan Islam

Assaalamualaikum,

Nabi bersabda: ” Malaikat Jibril selalu memberitahuku 7 hal setiap kali menyampaikan firman Allah sehingga 7 hal tersebut kuanggap sangat penting atau hampir wajib.”

  1. Berbuat baik pada tetangga
  2. Jangan sekali-kali menceraikan istri (rawatlah wanita secara baik)
  3. Jangan terlalu kerasi dengan budak atau buruh
  4. Jangan lupa bersiwak (membersihkan mulut)— sholat 2 rakaat dengan bersiwak lebih besar pahalanay daripada shalat 70 rakaat tanpa bersiwak terlebih dulu—
  5. Jangan lupa shalat berjamaah–Nabi beranggapan bahwa shalat tidak sah jika tidak berjamaah—
  6. Selalu shalat malam
  7. Selalu berzikir kepada Allah—tidak bermanfaat suatu pembicaraan jika tidak dibarengi dengan dzikir (ingat) kepada Allah—

Nabi bersabda: ” Allah menyukai seseorang orang karena 3 perkara.”

  1. Orang yang punya kekuatan/kekuasaan yang dgunakan untuk taat kepada Allah. Misalnya  waktu kita masih sehat, memiliki waktu luang seabiknya dimanfaatkan untuk beribadah.
  2. Orang yang menangis dan menyesal setelah berbuat maksiat.
  3. Orang yang sabar ketika miskin —orang miskin itu memiliki 3 perhiasan : tidak minta-minta (bekerja sendiri), syukur saat mendapat nikmat, sabar saat tertimpa musibah.— * Nabi mengatakan: Bingkisan yang paling berharga bagi orang mukmin adalah fakir.–orang fakir yang sabar akan masuk surga dengan lebih mudah dan ketika di surga akan bersanding dengan Nabi Besar Muhammad saw.–

Nabi bersabda: ” Nanti di hari kiamat Allah tidak akan melihat (kasihan) terhadap 7 orang (golongan). Mereka akan dimasukkan ke neraka.

  1. Orang yang suka sesama jenis—seperti kaum Nabi Luth—
  2. Orang yang menikah dengan tangannya sendiri—berbuat sendiri untuk mendapat kepuasan—
  3. Orang yang mengumpuli kuda
  4. Orang yang mengumpuli istrinya lewat jalan belakang
  5. Orang yang mengumpuli anaknya sendiri
  6. Orang yang mengumpuli istri orang lain
  7. Orang yang menyakiti tetangganya.

Nabi bersabda: ” Aku melaknati terhadap 6 golongan.

  1. Orang yang menambah- nambah kitab Allah
  2. Orang yang tidak percaya terhadap kepastian Allah
  3. Raja / penguasa yang berbuat sewenag-wenang—yang salah dibuat benar, yang benar disalahkan atau yang mengangkat orang yanng dicela Allah (korupsi dan koluso)—
  4. Orang yang menghalalkan barang di tanah Haram (Mekah)
  5. Orang yang menghalalalkan yang diharamkan Allah
  6. Orang yang berpaling dari jalannya Nabi Muhammad.[]Abdul Mazid

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s