Abdul Mazid

                            Mestinya DPR Punya Email Resmi 

IT Digelontor Rp 20 M, Mestinya DPR Punya Email Resmi

Jakarta – Hingga hari ini belum ada seorang anggota DPR pun yang mempunyai email resmi dengan domain @dpr.go.id. Bahkan Ketua DPR Marzuki Alie pun harus memakai @yahoo.com. Hal ini cukup ironis mengingat gelontoran dana DPR untuk layanan teknologi informasi mencapai Rp 20 miliar.

“Dengan Rp 100 jutaan saja sudah dapat website yang paling bagus. Lengkap dengan kapasitas email unlimited (tak terbatas-red). Mereka bisa punya email resmi sendiri,” ujar pengamat teknologi informasi, Alfons Tanujaya, saat dihubungi detikcom, Rabu (6/5/2011).

Hingga kini tak ada seorangpun anggota DPR yang mempunyai email resmi. Mereka masih menggunakan email gratisan, seperti yahoo atau gmail. Bahkan, anggota komisi VIII DPR sempat menjadi bahan guyonan mahasiswa asal Indonesia di Australia. Kepada sejumlah mahasiswa, Komisi VIII mengaku mempunyai email resmi dengan nama komisi8@yahoo.com. Setelah di cek, email tersebut ternyata tidak ada.

Kondisi ini cukup ironis mengingat gelontoran anggaran yang disediakan untuk layanan teknologi informasi di Gedung DPR. Temuan Indonesia Budget Center (IBC), berdasarkan DIPA Setjen DPR tahun 2010, terdapat anggaran sebesar Rp 20 miliar untuk penyediaan layanan teknologi informasi.

Anggaran itu dipecah untuk beberapa pos. Pos pertama adalah untuk situs resmi DPR yaitu http://www.dpr.go.id yang menyedot anggaran Rp 9,7 miliar. Uang ini untuk biaya pembayaran provider website senilai Rp 8,4 miliar per tahun dan biaya pemeliharaan situs http://www.dpr.go.id senilai Rp 1,3 miliar.

Anggota DPR, lanjut Alfons, seharusnya mempunyai email resmi sendiri. Hal ini untuk menghindari resiko pembajakan email.

“Yang penting mail servernya terkontrol. Siapa yang berani jamin emailnya anggota di yahoo atau gmail itu enggak diambil orang,” tuturnya.

Tak perlu mengeluarkan biaya miliaran rupiah, kata Alfons, DPR sudah bisa memproteksi website maupun server email resminya. Ini bisa dilakukan dengan mempekerjakan seorang tenaga admin dengan biaya sekitar Rp 5 jutaan saja tiap bulannya.

“Itu sudah dengan kualitas luar biasa, sudah di atas rata-rata dan bisa segala macam. Kalau mau dipantau 24 jam ya hire (pekerjakan-red) dua orang,” ucapnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s