abdul mazid

Nama Abdul Mazid

Komunikasi & Jurnalistik

Tugas praktikum dakwah

Gerakan Darul Islam (DI) atau dikenal dengan Negara Islam Indonesia (NII) adalah sebuah gerakan politik bersenjata yang sangat berpengaruh di Indonesia dari tahun 1949 hingga sekarang. DI muncul pertama kalinya di Jawa Barat dan dalam perkembangannya kemudian gerakan ini menjangkau berbagai daerah: Jawa Tengah (1950), Kalimantan Selatan (1951), Sulawesi Selatan (1952) dan Aceh (1953). Darul Islam, sebenarnya, sudah muncul semenjak tahun 1948 dan belum benar-benar berakhir hingga saat sekarang ini. Bahkan, untuk konteks kekinian, ada indikasi yang sangat kuat bahwa Darul Islam muncul lagi dalam berbagai bentuk dan nama serta dalam berbagai model dan metode pergerakan. Kemunculan kembali Darul Islam ini menunjukkan adanya kelanjutan (continuity) dari sebuah gerakan ideologi yang tak pernah mati. Kemunculan kembali DI atau NII ini terutama karena banyaknya keinginan untuk melanjutkan perjuangan menegakkan negara Islam di Indonesia, selain sebagai upaya untuk memperebutkan posisi Imam atau kepala negara. Akibatnya, keinginan ideal untuk menegakkan negara Islam berubah menjadi upaya praktis memperebutkan posisi sebagai Imam di dalam struktur organisasi gerakan ini sehingga beberapa tokoh yang memiliki konstituennya sendiri mengklaim diri sebagai imam dengan segala justifikasinya masing-masing.

Maka bermunculanlah berbagai faksi di dalam tubuh organisasi pergerakan bawah tanah terbesar di Indonesia ini. Secara teoritis, faksionalisme adalah bentuk pergerakan yang mempunyai tujuan dan akar politik dan ideologi yang sama namun muncul banyak perbedaan kecil yang sebenarnya tidak signifikan.1 Kebanyakan perbedaan ini.

pendiri NII Crisis Center adalah mantan pengikut Panji Gumilang yang ia pastikan sebagai imam NII KW9. Sukanto kemudian memberikan testimoni, mengapa ia bergabung dan kemudian meninggalkan oranisasi yang saat ini ia anggap sesat itu.

Tujuan NII Adalah untuk memperpecah belah NKRI (Negara KesaMasuknya ,NII ke partai politik bertujuan untuk perubahan konstitusi negara dari Pancasila menjadi Islam.

Sasaran NII

1.Pelajar/mahasiswa

2.tokoh masyarakat muda untuk di cuci otak nya.

NII Selalu menghalalkan suatu cara untuk mengrekrut banyak pengikutnya yaitu dengan cara menyusup suatu kelembaga-lembaga islam dengan memalsukan dokumen hingga berlindung di balik Islam. gerakan Negara Islam Indonesia (NII) yang muncul saat ini merupakan aliran sesat karena menyimpang dari ajaran agama.seperti NII  mengingkari rukun Islam dan rukun iman, mengingkari Al Quran dan Hadits contoh Tidak di wajibkan Shalat 5 Waktu dan shalat sunnah ,tidak di anjurkan untuk berpuasa di bulan Ramadhan,Zakat,Pergi Haji,Hingga syahadat sekalipun.Bahkan NII Tidak Berpedoman terhadap Alqur’an Dan Hadist Sekalipun.

NII muncul karena lemahnya ideologi dan kesejahteraan di negara Indonesia kelompok Negara Islam Indonesia (NII) KW 9 adalah bentukan pemerintah dan tidak ada hubungannya dengan NII yang dulu dipimpin oleh Kartosuwiryo. Karena itu pula tidak terkait dengan gerakan terorisme dan jihad.

NII KW 9 adalah bentukan pemerintah yang digunakan untuk mengurangi radikalisme dan aksi terorisme di negara . gerakan NII KW 9 adalah NII palsu buatan pemerintah dan dikelola oleh intelijen.

NII ini ada dua, yang asli dan yang palsu, yang palsu ini dimulai pada masa orde baru, dan NII palsu ini cukup maju hingga saat ini, sementara NII yang palsu membuat indoktrinasi berlebihan. Sementara itu, NII asli melakukan internalisasi ajaran dalam kehidupan sehari-hari, tak menanamkan doktrin.

NII asli, prosesnya orang tidak dipaksa-paksa, tidak dikarantina, tidak dicuci otak, tidak diperas,” kata dia. “Sementara itu, yang mencuat saat ini, kasus cuci otak, siapa yang terjerat disikat uangnya, waktu, dan perhatian.”

NII palsu, tambah dia, sama sekali tak berkeinginan membentuk negara Islam. “Justru ingin membuat kapok, jera, orang-orang yang memiliki pandangan darul Islam (negara Islam).Al Chaidar mencium dugaan keterlibatan penguasa di masa lalu di balik NII palsu. “Kepentingan negara menjaga ideologi, kemudian membuat rekayasa tertentu. yang asli sudah ketakutan dan tak berkembang.

Banyak kantong-kantong NII ini tersebar di wilayah Jakarta. Mereka juga ada yang buka tempat usaha seperti fotokopi, koperasi, maupun usaha kecil (UKM) .

Gerakan ini memiliki dua tujuan yakni politik dan ekonomi. Tujuan politiknya adalah menjaga ideologi Pancasila, sedangkan dari segi ekonomi lebih memakmurkan para intelijen yang mengelola.

Gerakan Negara Islam Indonesia (NII) yang belakangan marak bergerilya mencari mangsa bukanlah gerakan NII asli yang pernah ada pimpinan oleh SM Kartosuwirjo pada tahun 1949 silam. NII saat ini dianggap sesat lantaran tidak mewajibkan ibadah salat lima waktu.

Cara-Cara pencucian Otak.(NII)

1. penerapan metode cuci otak terhadap calon anggotanya dan kewajiban dana infak dengan dalih Cuci otak pada dasarnya merupakan proses pembelajaran untuk memengaruhi pikiran seseorang.  proses pembelajaran itu dilakukan dalam tekanan dan dilakukan secara terus-menerus sehingga tercipta pandangan hidup yang baru.

2.Dengan proses pembelajarannya salah, akan tercipta pola yang salah, dan ini akan menimbulkan perasaan kacau dan labil bagi orang yang menerima pembelajaran itu, “Mengelola Stres dan Depresi dengan Benar” .

3.Dengan Proses penanaman ideologi dapat dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari hipnotis, ceramah, hingga proses pembelajaran. “Bila dilakukan oleh orang yang punya otoritas dan dipercaya, proses menginduksi pikiran-pikiran baru lebih mudah.

4. proses cuci otak yang dilakukan suatu kelompok untuk mendapatkan anggota banyak dipraktikkan oleh kelompok yang eksklusif atau disebut dengan istilah cult (kultus).

5. Kelompok-kelompok tersebut melakukan proses penanaman ideologi baru dengan cara menanamkan perasaan bersalah kepada para anggotanya, yang kemudian kesalahan itu wajib ditebus.

6. Setelah dibangkitkan rasa bersalah luar biasa, kemudian anggotanya diminta melakukan penebusan dosa-dosa itu, misalnya dengan menyetorkan dana. Mereka juga menyebutkan akan datangnya penyelamat dunia dan kelompok itu adalah manusia-manusia pilihan.

7. Kelompok tersebut biasanya sangat eksklusif dan membatasi informasi yang bisa diterima anggotanya. “Anggota kelompok dilarang menerima informasi dari luar, bahkan pergaulan pun dibatasi. Memilih teman dan jodoh pun sudah diatur.

8. Dengan cara-cara tersebut, lambat laun akan timbul rasa ketergantungan yang tinggi pada kelompoknya sehingga akan sulit bagi mereka untuk keluar dari kelompok tersebut.

9. Bila keluar dari kelompok pun, akan timbul rasa ketakutan dan sulit beradaptasi dengan masyarakat sehingga mereka jadi berbalik mendukung kelompoknya. Ketergantungan pada kelompoknya itu mirip dengan kecanduan narkoba, menimbulkan addicted.

10. Agar benar-benar terlepas dari kelompok semacam itu, perlu dilakukan terapi khusus untuk mengembalikan pola pikir yang benar. “Perlu ada proses konseling psikologis yang inten.

Berikut adalah beberapa cara cuci otak dan cara keluar dari pencucian otak tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s